§ ‘Pak SBY, daripada SMS kenapa tidak bikin blog saja?’
Saya kira, itu merupakan SMS yang sifatnya acak saja, ternyata banyak juga yang dapat. Dan beberapa juga memberikan pendapat sendiri mengenai hal ini.
Kok kayaknya aneh ya? Berarti, banyak juga ya dana yang dikeluarkan untuk ini semua ya? Kalau pagi harinya dapat SMS itu, pas lihat TV, ada berita busung lapar lah, ada berita kelaparan, kurang gizi, dan masih banyak lagi. Dan itu tidak jauh disebarang sana, di Indonesia juga. Yah, kali saja hal mengirimkan pesan semacam ini lebih penting daripada hal-hal yang sepertinya lebih membutuhkan perhatian. Apakah seperti itu? Sekedar bertanya