You're here: Home → Kenapa begini kenapa begitu?

Kenapa begini kenapa begitu?

Beberapa waktu lalu, pemilihan Situs Terbaik versi KomputerAktif menjadi sebuah topik yang cukup hangat dibicarakan. Berawal dari ‘keisengan’ Priyadi, kebetulan beberapa pemilik blog juga menuliskan pendapatnya. Kebetulan lagi, saya pun jadi terlibat dengan pembicaraan dengan beberapa teman, dan saya mencoba berkhayal dan sedikit mengada-ada.


Mulai dari kenapa kesannya pada ‘benci’ dengan CSS, ‘menolak’ browser — yang menurut saya pribadi (disamping alasan yang lebih teknis) — sangat bagus.

“Kenapa harus CSS?”

Salah satu pertanyaan sederhan yang bagi saya pribadi, mungkin kapasitas otak saya tidak mampu memberikan jawaban yang sangat tepat, rapi dan terstruktur. Walaupun kadang juga terlontar jawaban spontan, “Kenapa harus pake <table>?”. Dan saya rasa, jawaban yang cukup tepat adalah membaca, membaca, membaca, membaca dan membaca. Lainnya masih banyak lagi.

Dalam pembicaran saya, saya dihadapkan kepada pernyataan, “Karena CSS bikin desain jadi berantakan di browser, makanya banyak designer pakai <table> kan?”. Pertama saya pikir ini mungkin benar. Karena bicara tentang sesuatu yang lebih ‘aman’. Audience tidak tahu apa-apa, dan tidak mau peduli apakah website itu pakai CSS atau tidak. Benar juga, karena memang hal semacam itu, tentang mempersentasikan sesuatu dalam media web merupakan tanggung jawab yang membuat situs.

Saya tidak tahu apakah bagaimana kualifikasi seseorang itu bisa mendapatkan predikat (atau menyatakan diri?) sebagai seorang (web)designer. Mungkin ada yang lebih paham dari saya. Bagi saya pribadi, saya tidak (belum) berani menempelkan atribut tersebut pada diri saya. Mungkin beberapa teman pernah menjumpai kalau saya agak ’sensi’ kalau disebut (web)designer.

“Di Firefox malah jadi berantakan…”

Kalimat itu mungkin menjadi jawaban kenapa beberapa orang (terutama yang mengembangkan sebuah website) tidak menggunakan Firefox. Ya karena menjumpai bahwa apa yang dikerjakan ternyata tidak sesuai dengan harapan atau hasil dalam perambah yang digunakan saat merancang sebuah situs. Hasilnya, justru Firefox inilah yang dijadikan kambing hitam. “Di IE sudah bagus, di Firefox jadi berantakan! Payah ini Firefox malah merusak designku!”. Mmm… gimana ya? Lha yang salah siapa kok jadi seperti itu? Yang membuat situs atau …?

“Ngapain juga pake CSS, menyusahkan diri sendiri saja…”

Iya, toh sudah disediakan WYSIWYG editor, sudah ada pilihan untuk membuat bagian-bagian dengan <table>. Dan semua kan tinggal klik kanan kiri, tinggal highlight terus dilanjutkan dengan menuju menu-menu yang sudah ada. Repot amat!

Hehe, jika yang ngomong seperti ini adalah seorang yang cukup hobi dalam membuat web, dan berkutat dengan pembuatan website, otak atik HTML, (maaf) kalau boleh saya ingin bilang, “See you in the future (sambil melambaikan tangan)

“Gak usah sok tahu! Gak usah sok pinter dan jadi pahlawan!”

Saya kadang merasa heran juga. Kenapa orang-orang yang berusaha mengajak kepada sesuatu hal yang benar, baik dan argumen dapat diterima dengan akal sehat justru malah terkesan dimusuhi ya? Heran…

Lalu?

Dalam hal ini, saya tetap lebih senang dengan sesuatu yang irit. Coba saja dihitung, <table> dan <div> lebih sedikit mana jumlah karakternya?

This entry receives 8 comments.

  1. avianto

    haha. bukannya itu nasib orang2 yang memperjuangkan kebenaran? selalu dimusuhi dan disentimeni… heran juga sih, tapi ya emang begitu…

    Oct 28, 2004 at 8:38 am

  2. Thomas

    Avianto, ya.. tapi kamu jangan bosan cerewet ke aku ya? Kamu termasuk yang patut dipersalahkan karena membuatku addict ama ginian soalnya… Big thanks!

    Oct 28, 2004 at 8:40 am

  3. didats

    yeah yeah…..
    hidup firefox…. !!!
    secara jujur, aplikasi intranet yg pernah gw buat pake php, perlahan-lahan gw kopert ke firefox… dari dikuranginya tag table, iframe, dan semua gw pake css…. jadi, skali lagi…
    HIDUP FIREFOX… *semangat 45*

    Oct 28, 2004 at 12:59 pm

  4. snydez

    iya tuh. FF nya.. *misuh misuh

    hihihi :P :P

    Oct 28, 2004 at 1:13 pm

  5. bhima

    hehe, kalo tampilan di IE bagus, trus di Firefox jelek, berarti penulisan CSS-nya masih ada yang salah, tapi kok malah nyalahin browser (Firefox) nya ya :) dan yang lebih parah lagi kok malah nyalahin CSS-nya, mungkin kalau ada yang salah itu harus nya orang yang buat CSS-nya bukan CSS-nya. :D

    Oct 28, 2004 at 11:03 pm

  6. Thomas

    bhima, iya. Seperti yang sudah banyak dibicarakan juga, CSS adalah teknologi-nya. Mau dipakai atau tidakpun juga terserah ya? Well, tinggal bagaimana mensikapinya kayaknya…

    Oct 28, 2004 at 11:08 pm

  7. Ray

    Lha namanya juga manusia, terkadang masih menganggap dirinya benar dan yg membikin dia ndak pas itulah yg salah, kalo dia memang terbuka dan mau menerima masukan dan kritikan pasti akan berfikir ulang deh :)
    Soal selera ini memang susah, kalo dah sayang sama tabel yah mo gimana lagi, tapi memakai tabel pun tidak ada salahnya, asal bener dan rapih tentu saja bagus :)
    well… tidak ada yg sempurna karena manusia di ciptakan untuk belajar dan belajar dari pengalaman pula, semoga mereka yg saat sekarang protes dan mencaci kelak bisa belajar menjadi lebih baik :)

    Oct 28, 2004 at 11:18 pm

  8. Thomas

    Ya, saya setuju, memakai table pun tidak menjadi masalah, jika dipergunakan dengan tepat. Dan, table pun juga bisa dibuat ‘indah’ kali ya?

    Oct 31, 2004 at 6:13 am

Custom Search

Orangescale Flickr Photostream • more →

  • Make Up by Wardah
  • Make Up by Wardah
  • Make Up by Wardah
  • Make Up by Wardah
  • Make Up by Wardah
  • Make Up by Wardah