Asia Blogging Network joining the blogosphere

I know, I am a little bit late. Yesterday, a brand new blog network called Asia Blogging Network was launched (read the press release). If you want to know what it is all about, you can read Asia Blogging Network general information page. Here are some posts you might want to read:

I involved in this network as the WordPress coder. I create themes that will suit all blogs in the network. Right now, most blogs use a default theme. And I made this default theme has the capability to handle basic modification and all features that will be placed in all blogs. Not all features placed in all blogs now. Just give us few days to do it.

Continue reading »

Insiden Pemutaran Film Tentang Pemanasan Global (WWF-Indonesia dan TB Aksara)

Logo WWF

Ketika melakukan sebuah presentasi kepada publik, kesiapan mengenai materi presentasi merupakan faktor yang sangat penting. Hal ini tentu saja menunjang kelancaran dalam prose penyampaian presentasi. Nah, ada sebuah kejadian yang kurang mengenakkan ketika WWF-Indonesia bekerja sama dengan Toko Buku Aksara melangsungkan sebuah workshop tentang lingkungan hidup pada tanggal 29 April 2007 yang lalu.

Mengenai insiden yang terjadi pada acara tersebut, silakan membaca tulisan Firman Firdaus yang mengangkat mengenai surat yang dikirimkan oleh Bapak D. Editjahyono, yang sedianya akan dimuat di surat pembaca Majalah Femina.

Berikut adalah petikan isi surat tersebut:

Saat Hari H, kami sekeluarga lengkap pergi ke acara tersebut dengan harapan selain memperoleh pengetahuan sekaligus hiburan positif bagi keluarga kami. Tetapi justru di sini awal bencana terjadi. Dari awal terlihat ketidaksiapan kerja panitia, acara mulur, komputer serta LCD/layar lebar tidak berfungsi Dan lain-lain. Sehingga di tengah acara saat pergantian VCD penyuluhan, dimana terdapat beberapa orang dari WWF lengkap dengan seragam, petugas TB Aksara melakukan kesalahan fatal yang sangat tidak perlu terjadi apabila telah dipersiapkan sebelumnya, yaitu: memutar video porno rated XXX (maaf tidak dapat kami ceritakan di sini) yang filenya kebetulan berada di dalam komputer dan salah klik oleh petugas. (Selengkapnya)

Continue reading »

Sebuah Contoh Penyampaian Informasi Berita (di detikinet)

Hari ini, Detikinet menampilkan berita tentang status domain .id melalui artikelnya yang berjudul “Besok, Domain .id Terancam Mati“. Saya sendiri tahu berita ini dari Lala. Ya, karena saya memang tidak terlalu menjadikan Detik sebagai sumber berita saya.

Karena kebetulan saya memiliki beberapa domain .id, saya jadi penasaran untuk membaca artikel tersebut. Karena setahu saya, Depkominfo sendiri belum mengeluarkan sebuah kebijakan yang jelas mengenai sistem pengelolaan domain, terutama terkait dengan masa aktif domain .id.

Setelah membaca berita tersebut, saya merasa berita ini aneh. Mungkin sangat aneh. Judul berita memang cukup membuat pembaca penasaran (paling tidak saya merasa demikian). Namun, isi berita yang disampaikanlah yang langsung “membantah” judul berita tersebut.

“Jadi domain-domain .id yang masa berlakunya berakhir 31 Maret 2007 akan otomatis diperpanjang. Tidak mati. Kita tidak membunuh nama domain yang ada,” paparnya (Teddy Sukardi, Ketua Pengurus PANDI) saat dihubungi detikINET, Jumat (30/3/2007).

Semua kembali kepada kesimpulan dari tiap pembaca artikel berita tersebut.

Continue reading »

Empat Mata Trans 7 (dan Tukul Arwana)

Tukul Arwana

Empat Mata, sebuah tayangan acara Trans 7 saat ini mungkin menjadi topik yang cukup banyak dibicarakan. Dan, tentu saja sosok Tukul Arwana yang memiliki nama asli Tukul Riyanto semakin dikenal. Saya masih ingat beberapa minggu lalu, media (terutama infotainment) di Indonesia cukup gencar mengulas mengenai sosok yang satu ini.

Yang banyak diulas, selain kesuksesan seorang Tukul Arwana bersama dengan Empat Mata, juga mengenai sosok personal yang dimiliki oleh seorang Tukul Arwana. Selamat untuk Tukul Arwana dan Empat Mata untuk pencapaian ini!

Jargon-jargon baru juga muncul dan semakin populer. Yang pertama tentu saja “Kembali ke lappp… topp!”. Ungkapan ini semakin akrab saja di telinga. Tentu saja disamping jargon lain seperti “Katro!”, “nDheso!”, “Tak sobek-sobek mulutmu!”, dan lain-lain yang identik dengan Tukul Arwana dan Empat Mata.

Empat Mata Trans 7

Saya sendiri memang tidak terlalu mengikuti acara ini. Dalam artian bahwa saya tidak secara khusus melihat acara ini. Walaupun acara ini sebenarnya sudah dimulai pada 26 Mei 2006 yang lalu, saya mungkin baru beberapa kali (saya yakin kurang dari 20 episode) melihat acara ini. Setelah mengalami perubahan jam tayang-pun, saya juga tetap tidak terlalu excited dengan acara ini. Kenapa?

Continue reading »

Garuda Indonesia GA-200 crashed in Jogjakarta

Today, another plane Garuda Indonesia Boing 737-400 (GA-200) crashed in Jogjakarta. I heard this news for the first time from Jogja TV (the local TV station) by phone. She — I think she is a Jogja TV reporter — told me the story (about the plan accident). Then, she asked me about Mr. Suwardjono‘s phone number — he is my uncle. I think she got info that Mr. Suwardjono was one of the passengers.

I directly gave her his phone number (also his house, and his wife’s). I had no idea what happened at that time. I was cleaning my room when I got the call. I was not in front of my computer. I did not watch television. I was panic.

Then, I dialed Suwardjono’s mobile number. He replied. We had a brief conversation. He told me that he was fine, his seat was near the emergency exit. Thank God! Having got the information from him, I went back to my computer, reading the news. Oh my…

I sent an email to his daughter in US, to let her know about the accident (and tell her that her dad is fine).

Photo courtesy Detik.com

Budi Putra, the first Indonesian full-time blogger

First, congratulation Budi Putra!

Yes, congratulation for you brave move as a full-time blogger! I heard about this rumor — well, Budi Putra confirmed that it was not a rumor — when reading Kuncoro Wastuwibowo’s post.

Who is Budi Putra?

  • He was a journalist for Koran Tempo Daily and a content manager for Tempo Interactive.
  • He wrote some books (all in Indonesian language):
    • Sejarah Masa Depan [The Future History] (Pustaka MM, 2000).
    • Imperium Digital: Pusaran Budaya Abad 21 [The Digital Empire: A Turning Point of the 21st Century] (Pustaka MM-Cisco Systems, 2001).
    • Planet Seluler: Ketika Teknologi Bergerak Mengubah Hidup Kita [The Planet of Cellular: How the Mobile Technology Changed Our Life] (Jakarta: Logicom Publications, June 2004).
    • Planet Internet: Jaringan Pintar yang Mengubah Dunia [The Internet Planet: Smart Network that Changed the World] (Jakarta: Logicom Publications, December 2005).
    • Planet Digital: Manuver CDMA di Indonesia [The Planet of Digital: CDMA Maneuver in Indonesia] (Jakarta: Logicom Publications, Agustus 2006).
  • He writes for CNET Asia Blogs

If you want to know more about him, you can start reading information from Wikipedia.

Continue reading »

e-lifestyle Metro TV (18 Februari 2007): Teknologi Web 2.0

Minggu yang lalu (18 Februari 2007, pukul 11:30 WIB), berdasar informasi yang disampaikan oleh Boy Avianto melalui SMS kepada saya dua hari sebelumnya, e-lifestyle Metro TV mengangkat topik mengenai teknologi Web 2.0. Acara tersebut dipandu oleh Meutya Hafid demgan mendatangkan dua orang nara sumber yaitu Boy Avianto dan Nukman Luthfie (Nukman Luthfie juga membahas tentang acara tersebut di blog-nya). Dalam acara tersebut, Wimar Witoelar juga terlibat dalam diskusi melalui sambungan telepon.

Saya sendiri hanya melihat tanyangan ulangnya, karena pada saat saya sampai ke tempat Lala, acara sudah mulai.

Acara sangat menarik, walaupun memang pembahasan tidak dapat mendalam karena durasi acara yang “cuma” 30 menit (belum termasuk iklan). Tapi, satu hal yang harus disambut baik paling tidak ada sebuah proses penyampaian informasi yang bagi banyak orang termasuk hal yang asing.

Meutya Hafid, sebagai host, dapat membawa diskusi dengan menarik.

Nah, kalau misalnya ada yang tertarik mengenai apa yang dibicarakan dalam acara tersebut, saya sudah punya rekaman audio (dan juga transkripnya, tapi belum selesai semua sih… ). Tapi, sementara belum saya tampilkan dulu, saya tanya dulu ke pihak Metro TV, apakah rekaman tersebut boleh ditampilkan atau tidak. Kalau misalnya sudah diijinkan, tinggal saya upload saja…

Aburizal Bakrie: Masalah banjir jangan dibesar-besarkan…

Di bulan Februari ini, salah satu topik yang sangat hangat dibicarakan adalah mengenai Jakarta yang sedang dilanda banjir. Saya sendiri berusaha untuk mengikuti informasinya, terutama melalui media televisi. Melalui beberapa sumber berita lain seperti situs berita online dan juga media cetak, yang saya lihat adalah bahwa bencana ini bukanlah bencana kecil. Terlihat bagaimana infrastruktur fisik porak poranda karena musibah ini. Bahkan puluhan orang juga telah meninggal dunia.

Saya rasa sudah cukup bukti bahwa bencana yang terjadi bukanlah sebuah permasalahan yang sepele. Saya memang tidak berdomisili di Jakarta, dan saya memang kurang tahu banyak mengenai bagaimana kebijakan pembangunan di Jakarta, pengaruh tata kota, dan keadaan geografis Jakarta membawa pengaruh terhadap terjadinya banjir kali ini. Namun, sekali lagi, saya merasa bahwa ini bukanlah masalah yang sederhana.

Saya sempat berbincang dengan Avianto, dan dia memberitahukan informasi mengenai pernyataan Aburizal Bakrie sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, sesuai yang dikutip di situs Liputan 6:

“Kalau kita lihat para korban itu masih ketawa. Jangan sampai dikondisikan seolah-olah dunia mau kiamat seperti yang televisi Anda (SCTV) katakan demikian,” kata Aburizal di Jakarta, Selasa (6/2).

Ajaib!

Continue reading »

Bird flu hits Jogjakarta?

I just heard a news from Buletin Siang (RCTI). The news reported that there was one died because of bird flu in Jogjakarta. One child from Magelang (near Jogjakarta) was died. Few months ago, there was a bird flu case in Bantul (near Jogjakarta too). And the story gone.

okezone: alternatif sumber berita baru?

Budi Putra memberikan informasi mengenai salah satu portal berita baru yang mungkin menjadi salah satu pesaing detik.com. Bagi saya pribadi, ini merupakan sebuah berita yang bagus. Muncul sebuah kompetitor baru yang mungkin bisa menjadi alternatif dalam hal perolehan informasi. Melalui alur diskusi dalam tulisan Budi Putra tersebut, saya mendapati situs yang dimaksud adalah okezone – http://okezone.com – (terima kasih Ndoro Kakung untuk informasinya!).

Informasi memang berkembang dengan cepat, dan tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan publik terhadap sebuah informasi yang aktual, mudah didapat, dan akurat akan terus berkembang. Nah, apakah OKEZone ini dapat menjawab tantangan tersebut? Masih terlalu dini untuk menyimpulkannya saat ini. Jadi, kita tunggu saja…

okezone.com

Mengenai situs OKEZone sendiri, sepertinya Joomla menjadi pilihan untuk melakukan sistem pengaturan konten. Dan pihak pengelola situs sendiri, saya rasa sudah melakukan sebuah studi tersendiri mengenai kebutuhan fitur dan proses pengelolaan informasi, sehingga menentukan Joomla sebagai pilihan. Selama alat bantu tersebut memang dapat memfasilitasi kebutuhan, kenapa tidak?

Oh ya, malah jadi kepikiran, kalau ini sifatnya informasi, saya juga melihat bahwa sebenarnya para blogger Indonesia pun banyak yang memiliki kontent yang tidak kalah bagus dengan apa yang ditulis oleh portal berita di Indonesia. Bahkan, mungkin dalam beberapa hal (dengan menggunakan parameter tertentu), tulisan para blogger mungkin lebih baik ketika mengungkapkan sebuah topik yang sama. Nah, sepertinya bukan sebuah hal yang mustahil jika para blogger juga memiliki “media publikasi informasi” sendiri. Tapi saya disini tidak bicara tentang aggregator. Saya lebih menekankan kepada sebuah situs yang menyediakan informasi yang ditulis oleh para blogger (atau non-blogger juga bisa), dan dipresentasikan dengan “lebih manis”. Nah, bagaimana?

Update 18:32:

Kalau sedikit membandingkan, sepertinya ketika membuka situs okezone dengan menggunakan alamat http://202.147.200.136/, konten lebih lengkap di alamat IP tersebut. Apakah okezone.com masih merupakan halaman coba-coba? Silakan melihat beberapa isian di okezone.com: [1], [2], [3].

Kompas Cyber Media: Let’s give those ads some information

Willy Sudiarto Raharjo wrote:

I was wondering whether Kompas should change their text into “Kompas: Cyber Banner” (original: Kompas: Cyber Media) and “KCM – Hanya Berisi Banner” (original: KCM – Bukan Sekadar Berita) because it’s full of Banners, not information. Read more »

Logo Kompas

I do not visit Kompas website regularly, I mean everyday. And I can’t agrre more with what Willy wrote above. And, let’s try to find out what makes the site slow to load.

Here, we are talking about advertisement (static image and also flash ads). Are they annoying? I think so. This advertisements can be a great method for Kompas to make profit. I am not sure how much those advertisers should pay for their advertisements. But the point is: the ads are there, and we (as a user) can not do much about it. It’s is Kompas decision.

Continue reading »

Dian Sastrowardoyo dan Super Milyarder 3 Milyar

Saya mungkin termasuk orang yang cukup jarang menonton televisi. Ya, kecuali acara-acara liputan khusus, berita, dan acara yang sifatnya informasi. Paling tidak acara tersebut jauh lebih memberikan manfaat daripada sinetron yang makin tidak jelas, daripada infotainment yang semakin mengada-ada. Entahlah, acara televisi (baca: televisi nasional) semakin tidak menarik saja. Mendingan juga nonton acara televisi yang menampilkan kehidupan flora dan fauna. Lebih jelas manfaatnya.

Dian Sastrowardoyo: Super Milyader 3 MilyarBeberapa hari yang lalu, untuk pertama kalinya melihat dengan sekilas acara Super Milyader 3 Milyar di ANTV, dengan host Dian Sastrowardoyo. Noton sekilas saja ketika mau bayar di kasir ketika makan bareng sama Lala. Sekilas, yang ada dalam pikiran saya, “Kok aneh banget sih?“. Saya pribadi tidak tahu apa hubungan antara acara Super Milyader 3 Milyar tersebut dengan Who Wants to be a Millionaire yang dibawakan oleh Tantowi Yahya. Yang pasti, secara konsep, mungkin mirip sekali. Dari yang saya lihat, yang jelas berbeda adalah kualitas host-nya.

Continue reading »

Steve Irwin… no more ‘Crikey!’

William just told me that Steve Irwin killed by stingray. At first, I was not sure about who Steve Irwin. But, after opening the site… Ah! This Steven Irwin!

Yeah, Steven Irwins’ Crocodile Hunter is one of great TV programme. Many information we can get, right?

Live search:

I'm @thomasarie on Twitter

Subscribe to RSS

Enter your email address and get recent updates sent to your email in the morning.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 Unported License.

Designed by Thomas Arie. Icon character by Fredy Sujono.