Minggu lalu, dalam sebuah kesempatan saya bertemu dengan Budi Putra di Jogjakarta. Kedatangan Budi Putra di Jogja ini memang sudah direncakan sebelumnya. Setelah beberapa hari sebelumnya saya dan Budi Putra berdiskusi singkat melalui SMS, akhirnya untuk lebih mantapnya lagi, hasil diskusi melalui SMS dibicarakan secara offline.
Setelah mendapatkan konfirmasi mengenai kapan Budi Putra akan datang di Jogja, saya juga mendapatkan kabar bahwa ada dua orang teman yang juga datang ke Jogja, dan “sialnya” kedatangan mereka juga untuk bertemu dengan saya. Tapi, akhirnya semua jadwal bisa dipenuhi. Hasilnya? Banyak!
Ada sebuah keasyikan tersendiri ketika bertemu dengan seseorang yang sebelumnya hanya tahu melalui dunia internet, terutama blog. Yang pasti, topik obrolan bisa lebih terarah. Oh ya, di hari Sabtu saya bertemu dengan Budi Putra bersama dengan teman saya Tharayudi. Dan entah siapa yang memulai, obrolan menjadi sangat menarik, dan mengalir begitu saja.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu hal yang menarik adalah saya bisa mendapatkan banyak informasi langsung dari Budi Putra, terutama setelah memutuskan untuk menjadi blogger secara profesional (full-time blogger). Setelah menentukan pilihan untuk menjadi seorang blogger profesional, mungkin banyak pertanyaan yang muncul. Apakah blog bisa mencukupi kebutuhan harian? Apakah pendapatan hanya dihasilkan dari iklan di blog? Rencana kedepan apa? Hanya menulis di blog saja? Dan mungkin ada pula semacam anggapan yang cenderung pesimis tentang keputusan yang diambil ini.
Jika pertanyaan-pertanyaan diatas juga merupakan pertanyaan Anda, saya sudah mendapatkan semua jawaban dari pertanyaan tersebut secara lengkap. Saya tidak bisa menceritakan secara mendetail satu per satu.
Salah satu tantangan baru adalah bahwa Budi Putra bergabung dengan SlashPhone (sebuah situs tentang gadget) sebagai Managing Editor. Congratulation BP!
Di hari selanjutnya, pembicaraan mengenai sebuah rencana kedepan juga berlanjut. Bahkan diskusi mengenai sebuah rencana kedepan pun juga semakin menarik. Saya, Budi Putra dan Tharayudi sempat berdiskusi lebih dari 2 jam. Mengenai apa yang didiskusikan, kita lihat saja hasilnya dalam beberapa waktu kedepan. Mengutip apa yang baru saja disampaikan oleh Rendy Maulana, ‘tunggu saja tanggal mainnya’.
Terima kasih Mas Budi untuk diskusinya!